Malam Puncak Anugerah Kita Pancasila
4 Juli 2018
Jumpa Pers Pencanangan Bulan Pancasila
7 Juli 2018

Foto Credit KR Jogja: Ketua PWI DIY Drs Sihono HT MSi membacakan Deklarasi Kraton Kilen tentang Pers Pancasila. (Foto: Devid P)

“Saatnya para wartawan di Indonesia kembali ke Pers Pancasila yang berketuhanan, berperikemanusiaan, menjaga persatuan, mengutamakan musyawarah dan berkeadilan sosial,” terang Sihono. Menurut Sihono, PWI berencana akan mendirikan Pusat Pendidikan dan Pengembangan Pers Pancasila (Center of Education and Development of the Pancasila Press) di Yogyakarta. Hadir dalam acara silaturahmi dan deklarasi, Sekda DIY Gatot Saptadi, Rektor UGM Prof Ir Panut Mulyono MEng DEng dan Rektor UII Fathul Wahid PhD.

Sultan HB X mengatakan, nilai-nilai luhur Pancasila sebenarnya telah diimplementasikan para pendiri Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dengan adanya planologi sumbu filosofis sebagai dasar orientasi pembangunan di Yogyakarta. Yaitu adanya Tugu Pal Putih di sisi utara kraton dan Panggung Krapyak di sisi selatan kraton. “Sumbu filosofis itu mengartikan hubungan horizontal antara Raja dengan rakyatnya dan hubungan vertikal Raja dengan Tuhan. Menjadi Sultan itu tidak mudah karena harus bisa mengantarkan semua orang (rakyat) kepada keadilan dan kesejahteraan,” katanya.

Menurut Sultan, sejak awal ayahnya (Alm Sultan HB IX) telah memintah kepada dirinya (Sultan HB X) untuk ‘Mukti’ yaitu berbuat sesuatu bagi yang lain (rakyatnya). Selain itu berpesan untuk lebih berani jujur dengan mengatakan yang benar itu benar. “Tidak ada misi lain sebagai Sultan selain menyejahterakan masyarakat,” katanya.(Dev)

Sumber berita: http://www.krjogja.com/web/news/read/71127/Saatnya_Wartawan_Indonesia_Kembali_ke_Pers_Pancasila