Malam Puncak Anugerah Kita Pancasila
4 Juli 2018
Jumpa Pers Pencanangan Bulan Pancasila
7 Juli 2018

Foto Credit KR Jogja: Ketua PWI DIY Drs Sihono HT MSi membacakan Deklarasi Kraton Kilen tentang Pers Pancasila. (Foto: Devid P)

Foto Credit KR Jogja: Ketua PWI DIY Drs Sihono HT MSi membacakan Deklarasi Kraton Kilen tentang Pers Pancasila. (Foto: Devid P)

Sebanyak 24 Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi se-Indonesia bersilaturahmi dengan Gubernur DIY yang juga Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan HB X di Kraton Kilen Yogyakarta, Jumat (6/7/2018) malam. Disela silaturahmi, para Ketua PWI Provinsi mendeklarasikan Deklarasi Kraton Kilen tentang pentingnya kembali ke Pers Pancasila.

Ada 5 poin dalam Deklarasi Kraton Kilen yang dibacakan Ketua PWI DIY Drs Sihono HT MSi yaitu wartawan Indonesia menghargai pluralisme, toleransi dan keberagaman dalam menghasilkan karya jurnalistik. Wartawan Indonesia akan terus mengobarkan semangat gotong royong, solidaritas, saling berbagi dan tolong menolong di antara elemen bangsa. Kemudian wartawan Indonesia mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan serta menghargai musyawarah mufakat dan tidak akan memaksakan kehendak dalam mengambil keputusan. Terakhir, wartawan Indonesia siap mencerdaskan masyarakat dengan liputan inspiratif, berdasarkan nilai-nilai Pancasila.

Saat berdialog dengan Sultan, banyak pandangan yang disampaikan para Ketua PWI Provinsi mengenai tantangan pers Indonesia diera modern, termasuk disampaikan Sihono. Menurut Sihono, sejak era Reformasi 1998, para Ketua PWI Provinsi se-Indonesia merasakan ada hal yang kurang pas dalam pelaksanaan sistem pers di Indonesia. Kebebasan pers yang diharapkan untuk kepentingan rakyat, ternyata jauh dari harapan, karena justru banyak dinikmati para pemilik modal dan politisi.